Translate

Sabtu, 14 Juli 2012

Kesaksian Yesus tentang Muhammmad

KESAKSIAN YESUS TENTANG MUHAMMAD

Dibanding dengan risalah nabi-nabi Bani Israel terutama Musa dan Isa as, risalah Muhammad jauh lebih luas sasarannya, ajarannya mewakili segala pembaharuan dan perbaikan segala bidang, dengan ajaran ini agama tuhan telah mencapai final. “ Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmatKu (Al-Maidah :3)”. Tak ada peninjau-peninjau yang jujur akan membantahnya, sebagaimana diakui sarjana-sarjana barat, bahkan Yesus sendiri bahwa Muhammad membawa kelengkapan dan kesempurnaan ajaran yang belum diajarkan oleh Yesus.
Dan tidak dapat disangkal lagi, bahwa disamping mengajarkan tentang hokum taurat, cinta kasih keesaan tuhan dan kezuhudan. Yesus juga mengajarkan kepada murid-muridnya tentang “akan datangnya nabi sesudah Yesus” yang ajarannya lebih universal. Ada empat penulis injil sipnotik yaitu Matius, Markus, Lucas dan Yahya (Yohanes).
Tetapi hanya yahya yang menulis cukup jelas tentang cirri-ciri Rosul sesudah Yesus dan tidak kurang dari lima tempat Muhammad disebut-sebut dalam injil Yahya,”Aku, Yesus akan meminta kepada bapa supaya kamu diberikan paraclet (yang ikhlas/yang terpuji/ Ruhul kudus) yang lain, supaya ia menyertai kamu yaitu roh kebenaran (Yahya 14:16)”. Nubuat tentang kehadiran Muhammad dengan detail lebih luas dan jelas terdapat dalam injil Yahya 16:7-14. terbunyi sbb;
‘’Tetapi Aku ini mengatakan yang benar kepadamu , bahwa berfaedahlah jikalau aku  pergi ,karena jikalau aku tiada pergi, tiadalah penolong itu akan datang kepadamu ; tetapi jikalau aku pergi , aku akan menyuruhkan Dia kepadamu.’’

Kesaksian Yesus itu dapat diperjelas dengan kalimat sebagai berikut:
1.    Penolong itu begitu penting bagi dunia, sehingga kepergian Yesus lebih berfaedah.
2.    Penolong itu datang membersihkan dunia dari dosa, sebab Yesus tidak mampu / sudah tidak dipercaya lagi.
3.    Penolong itu membawa hukum untuk seluruh dunia.
4.    Penolong itu berkata sesuai dengan perintah Tuhan, bukan dengan nafsunya.
5.    Perkara-perkara yang ia ramalkan menjadi kenyataan.
6.    Dia memuliakan Isa dan mengambil tugas Isa yaitu kerosulan dan kenabian.

 Penegasan Allah dalam Al-Qur’an tentang Isa al Masih ibnu Maryam :
a)    Surat Ash-Shaf  : 6
b)    Surat An-Nisaa’ : 171 dan 157-158
c)    Surat Ali-Imron : 49-50 dan 59
d)    Surat Maryam : 35 dan 92
e)    Surat Al-Maidah : 17, 72-73 dan  75

semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar